Wednesday, April 17, 2013

Today I will be happy


Today I will be happy
For every single breath You give to me
Today I will be happy
For every second I wake in the very first morning
Today I will be happy
For every vision so I could see things through my eyes
Today I will be happy
For every voice, sound even noise so that I can hear many things properly
Today I will be happy
For every reason I ever had for being glad enough to see my lovable person
Today I will be happy
For having such a gorgeous Mother and Father in my life
Today I will be happy
To accept all the love You give to me through my family and friends
Today I will be happy
For every knowledge You teach me through my teachers
Today I will be happy
For every chance You give me through this day all along
Today I will be happy
For getting home early or late and there’s my family waiting
Today I will be happy
For every syukur, and du’a that I can beg to You every time
Today I will be happy
For every piece of Iman, faith and Tauhid that You planted in my soul
Today I will be happy
For every precious time You give to our nation with no war but peace
Today I will be happy
To had a really nice chance even I have so many mistakes
Today I will be happy
For having such a tough trial but still can survive
Today I will be happy
For having no regret but moving forward
Today I will be happy
For having You, The Almighty
Today I will be happy
Maybe I was upset, broken and fragile, but You still shine the way
Today I have to be happy
If tomorrow I still had these feeling, it’s all enough. Although I look like have nothing but sorrow
Today I should be happy
There’s nothing in this life I have to worry, to have all the love from You
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap tarikan nafas yang Engkau berikan padaku
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap detik saat aku bangun di awal pagi
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal melalui mataku
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap suara, bunyi, bahkan kebisingan sehingga aku dapat mendengar banyak hal dengan baik
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap alasan yang ada dan untuk menjadi cukup bahagia dengan menyaksikan orang yang kusayangi
Hari ini aku akan bahagia
Untuk memiliki Ayah dan Ibu yang begitu luar biasa baik
Hari ini aku akan bahagia
Untuk menerima semua cinta yang telah Engkau berikan padaku melalui keluarga dan teman-teman
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap ilmu pengetahuan yang Engkau ajarkan padaku melalui guru-guruku
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap kesempatan yang Engkau berikan seharian ini
Hari ini aku akan bahagia
Untuk pulang kembali ke rumah di waktu awal atau terlambat lalu keluargaku masih di sana menungguku
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap Syukur, dan du’a yang dapat aku panjatkan kepadaMu setiap saat
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap Iman, kepercayaan dan Tauhid kepadaMu yang Engkau tanamkan pada jiwaku
Hari ini aku akan bahagia
Untuk setiap waktu berharga yang Engkau berikan terhadap bangsa kami tanpa peperangan namun kedamaian
Hari ini aku akan bahagia
Untuk memiliki kesempatan yang begitu bagus meski aku memiliki banyak kesalahan
Hari ini aku akan bahagia
Untuk mendapatkan cobaan yang begitu berat namun masih dapat bertahan
Hari ini aku akan bahagia
Untuk tidak memiliki penyesalan namun melangkah kedepan
Hari ini aku akan bahagia
Untuk memilikimu, Duhai Sang Maha Kuasa
Hari ini aku akan bahagia
Mungkin aku kecewa, hancur dan rapuh, namun Engkau masih menerangi jalanku
Hari ini aku bahagia
Jika esok aku masih memiliki perasaan ini, maka semua hal ini cukup. Meski aku terlihat seperti tidak memiliki apapun di hadapan manusia kecuali kepedihan.
Hari ini aku harus bahagia
Tidak ada satupun di dunia ini yang pantas aku khawatirkan, untuk memiliki Cinta, dariMu.
- والله اعلم -

Labels: , , , , , ,

Friday, March 22, 2013

Merindukan Setapak


Merindukan Setapak


Dirimu , wahai seseorang , kelak akan menjadi panutanku sepanjang perjalanan hidupku.
Aku mendambamu , sorot cahaya , menyinari luas seluas langkah yang aku ambil
Aku menantikanmu , lantunan indah dalam setiap nafas duniawiku .
Aku membelamu , bukan hanya untuk aku , jika harus melupakan kenangan dan memilihmu .
Dirimu , seseorang .
Kemana kau pergi , kapan kau kembali , kapan kau tiba , kapan kau menjemput , kapan kau terjemput . Duhai masa depan .
image

Labels: , , , , , , , , ,

Sunday, March 17, 2013

Earth After Rain - Bumi setelah Hujan

Earth After Rain
Bumi Setelah Hujan

Ada hal yang sedang dilakukan hari ini, di sore hari setelah hal tersebut selesai,
 terdengar anak-anak sedang bermain diatas sawah yang kering setelah panen, mereka bermain layangan

diatas sisa-sisa padi

Lihat kesini ~ cantik ~

di barat
barat terbenam

Labels: , , , , , , , , , , ,

Saturday, January 26, 2013

Di Bawah Bulan - Bagian Ketiga




"Kamu lebih cocok jadi cucu dari nenekku ketimbang aku sendiri" ia menoleh dengan tatapan penuh tanya kearahku. Aku hanya terdiam sesaat dan tersenyum kearahnya. Kami sedang membuat bubur sumsum. Makanan yang sangat disukai Bu Mestika. Yang sekaligus sangat baik untuk kesehatan pencernaannya.

"Kenapa kamu tidak pernah memanggilnya dengan sebutan nenek?"
"Karena beliau tidak pernah meminta" jawabku kemudian.
"Kamu lain"
"Lain apa?"
"Sangat santai sekaligus peduli terhadap segala hal" aku berhenti sejenak untuk mengiba. Tanpa sadar pasti pipiku sudah memerah karena malu. "Maaf merepotkan, hanya saja pasti nenekku sangat senang jika memiliki cucu sepertimu"
"Tanpa harus menjadi cucu nya pun aku akan tetap membantunya" ujarku lirih.

Sisa sore itu kami habiskan dengan berbincang-bincang. Dan aku akan memandang ke arah lain jika merasa ia menyanjungku. Menghindari tatapannya yang seakan geli melihat pipiku yang merah padam. Fardan berkata bahwa ia sedang menunggu masa wisudanya dengan tinggal di desa yang sarat dengan cerita orang tuanya yang pernah tinggal disini. Mengenai orangtuanya yang menjadi anak angkat Bu Mestika dan Pak Zakir, Fardan berkata bahwa telah lama sekali keluarga mereka menetap di kota. Ibunya telah meninggal dan merupakan anak angkat dari Ibu Mestika. Sejak menikah, ibunya tidak pernah kembali ke desa ini. 

Melainkan sekarang anaknyalah yang mengunjungi neneknya kemari. Itupun karena satu hal, ia mendapatkan tawaran pekerjaan di kantor dinas pertanian di daerah kami. Dengan tanpa sengaja ia hendak mencari orang tua angkat ibunya yang tinggal di desa ini. Ia berkata pula bahwa mungkin akan menetap di desa ini jika tawaran pekerjaan yang datang padanya ia terima.

Aku pasti memimpikan fiksi. Jika ternyata hal yang kemarin terjadi adalah bukan kenyataan, maka aku memilih untuk bermimpi dalam setiap nafas fiksi yang terjadi.
***

Mungkin entah langit di setiap malam yang akhir-akhir ini terlihat selalu cerah dengan dihadiri bintang, atau angin semilir yang tengah datang disetiap kunjunganku ke padang ilalang, bahkan hujan yang turun secara perlahan di setiap kala. Dan garis lengkung menandakan senyuman yang sering terjadi pada bibirku. Atau kupu-kupu yang kau rasa terbang kian kemari didalam perutmu. Jika memimpikinnya saja dapat membuatmu bahagia, aku pasti benar-benar tertidur dan terbangun lagi di dalam dunia fiksi. Rasanya setiap hari mulai hari itu seperti bukan kenyataan, namun tiap kali aku tersadar dan berdo’a, semuanya adalah kenyataan. 

Aku dapat menemui setiap orang yang bahkan ingin kutemui, tersenyum terhadap hal-hal sepele, atau bahkan menertawakan hal yang kurang lucu. Aku mungkin gila, gadis gila yang tinggal didalam dunia fiksi. Aku mencubit pipiku sendiri saat kutemukan diriku mulai berjalan salah arah melewatkan jalan menuju rumah. Dan tertawa begitu keras sesampainya dirumahku. Rumah yang sepi seperti biasanya, tanpa ada suara yang dapat timbul kecuali yang dibuat oleh aktivitasku, hari ini aku akan mengunjungi kediaman Ibu Mestika. Nenek. Aku memanggilnya nenek sejak dua minggu lalu aku merawatnya, ia sendiri yang meminta. Akupun tidak tahu mengapa, yang pasti saat aku tanyakan hal tersebut pada Fardan, ia benar tidak tahu apa-apa tentang hal itu. Begitulah aktivitasku selama dua minggu ini, sehabis rutinitasku, pasti aku akan mengunjungi rumah nenek yang dekat saja, karena memang bersebelahan dengan rumahku.

Seminggu sejak keadaan nenek pulih dan sehat seperti semula, mulai sejak itu kami melakukan berbagai rutinitas seperti biasanya bertahun kami lakukan sejak kakek dan nenekku meninggal. Namun kali ini, bertambah satu anggota lagi, yaitu Fardan. Disela-sela aktivitasnya membangun sebuah taman di belakang rumah nenek, ia selalu membantu kami membuat berbagai makanan atau bahkan terkadang memperhatikan nenek membuat sulaman namun tidak pernah mau untuk membuatnya sendiri. Nenek pun kini lebih sering tertawa, begitu juga aku, yang frekuensi tersenyumnya kian bertambah. Entah mengapa jika aku tidak memiliki perasaan pada Fardan pun rasanya aku akan tetap senang melihatnya tinggal di desa ini. Mengenai persaanku padanya pun, masih dan tidak akan pernah ada yang tahu selain aku. Aku benar-benar tidak pernah membicarakan mengenai perasaanku pada siapapun sampai saat ini. Aku terlalu takut, dan terlalu sungkan untuk menerka bahwa ia pun memiliki perasaan yang sama denganku. Walaupun hampir setiap hari kami selalu bertemu. Aku tidak dapat menerjemahkan hal-hal baik yang ia lakukan padaku merupakan hal yang lebih dari sekedar batas lumrah. Maka tanpa memikirkannya pun segalanya berjalan seperti semestinya, seperti seharusnya yang terjadi sesuai rasa engganku untuk ketahuan perasaanku olehnya.

Namun sekarang, Ia tertawa setiap kali aku melakukan kesalahan. Dan aku akan dibela nenek walaupun ia melihat kecerobohanku. Aku sama sekali tidak mengira menyukainya akan semenyenangkan ini. Kadang kami akan bertukar pembicaraan atau sekedar bertukar lelucon konyol yang membuatnya tertawa setelah tiga detik kemudian. Rasanya segalanya terasa lebih mudah di siang hari saat kami bertemu. Ketimbang mimpi malam hari yang sering melandaku dan keadaan penuh peluh dan rasa cemas ketika bangun. Tapi tidak apa-apa, sepanjang apa yang kulakukan di siang hari menyenangkan. Sebenarnya aku takut untuk tidur. Karena setiap kali aku tidur aku akan memimpikan hal yang sama, bayangan yang menggambarkan masa lalu atas perginya ayahku yang belum kembali. Bayangan yang sangat kurindukan namun tergambar sebagai mimpi buruk yang menghantui. Satu satunya bayangan manusia yang sangat kurindukan karena dengan keberadaannya akan membuatku sadar bahwa di dunia ini aku tidak sebatang kara. Namun untuk pertama kalinya diantara mimpi-mimpi statisku, selama berminggu-minggu aku tidak memimpikan ayah. Aku memimpikan fardan . Yang entah kenapa mampir ke dalam lamunan semu hampir di setiap malam yang ku lalui.


****

Labels: , , , , , , , , , , , ,

Thursday, January 17, 2013

I Love You


I love you, for every chances you could look to me
I love you, for every breathtaking moves you make
I love you, for every goodbye you always  say sweetly
I love you, for always being no body but yourself
 I love you, to be the reason I need to fighting for
Aku mencintaimu, untuk setiap kesempatan kau dapat melihatku
Aku mencintaimu, untuk setiap gerakan yang kau buat
Aku mencintaimu, untuk setiap perpisahan yang kau ucapkan dengan manisnya
Aku mencintaimu, untuk selalu menjadi siapapun kecuali dirimu sendiri
Aku mencintaimu, untuk menjadi alasan yang harus kuperjuangkan

Labels: , , , , , , , , , , , , , ,

Thursday, December 20, 2012

Allah Itu Maha Adil, and Life Happens



Yang menentukan kiamat itu Allah ko . Bukan alam atau kalender perhitungan orang jadul sekalipun . Memang akan terjadi .

Terus mengenai ramalan itu tergantung hemat akal dari setiap individu . Mau percaya silahkan mau tidak silahkan . Yang pasti jika lebih mempercayai ramalan ketimbang Sang Maha Penentu Takdir sendiri , konsekuensi akan keimanannya dipertanyakan.

Tahu ramalan itu apa ? Ramalan itu adalah berita yang dicuri dengar oleh para jin di atas langit yang mereka sampaikan ke telinga dukun, atau kalau jaman sekarang mungkin bukan dukun, tapi peramal atau ki joko, dan ki apapun lainnya.

Ngeri ? engga .. lebih ngeri orang yang percaya sama ramalan tersebut dibanding percaya sama Sang penentu Takdir.

Jgn percaya media, percayalah fakta, jgn percaya fakta, percayalah iptek, jgn percaya iptek, percayalah Sang Maha Sumber Ilmu pengetahuan

Ga usah riweuh lah tanggal 21 Desember 2012 ada apaan .. yang perlu dibuat panik itu kesiapan kita, kapanpun waktunya kita sudah siap belum ? Kalau belum siap, jangan salahkan siapapun karena waktu kita tidak cukup.

Karena apapun yang terjadi .. Syukur alhamdulillah kita telah diberikan waktu untuk bersiap kembali ke tempat kekal nan abadi.

Jika blm bisa mempersembahkan apa yg telah kita kerjakan selama hidup, hal yg akan dilihat adalah usaha, usaha itu dinilai, bukan hanya hasil saja yang dinilai.

Keimanan tdk ditujukan dan dinilai sesama manusia, keimanan untuk Maha Pencipta yang berupa pengabdian dari seorang hamba.


 Allah itu maha adil, and Life Happens

Labels: , , , , , , , , , ,

Friday, November 16, 2012

Atau Kenangan

Dirimu, akankah selalu begitu.
Tersenyum dan tulus disaat bersamaan,
menguap bersama angan, akan kemungkinan untuk memilikimu seutuhnya.
Melihatmu dengan bersedih hati, mungkin kau sungguh tidak terbersit apa yang kupikirkan.
Indah. dirimu terlalu indah untuk menghadapi keegoan diriku.
Manis, bahkan hanya untuk diingat.
Bagaimana bisa perasaan payah ini terperangkap dalam jiwa seperti ini.
Aku sangat tahu ketulusan hatimu, tak terbandingkan dengan jiwa yang lain.
Jika kau adalah sehelai serpih ilalang. Kaulah yang paling ringan diantara semuanya yang ada.
jiwa sepertimu tak seharusnya menjadi rapuh.

Jiwa ini sungguh . Malu .

untuk berpikir jika sempat melukai perasaanmu yang ringan,

untuk berpikir menggenggam untuk melepaskan.


menggenggam untuk melepaskan


You, will always be so.
Smiling and sincere at the same time,
evaporated with imagination,the possibility to have you completely.
Seeing you, sadly, maybe you’re really not occurred to you what I think.
Beautiful. you are too beautiful to face my selfishness
Sweet, even just to remember.
How can this lousy feeling trapped in a soul like this.
I really know the sincerity of your heart, is incomparable with any other soul.
If you are a weed flakes. You’re the lightest among all that exist.
A Soul like you should not be brittle.
This soul really. Shame.
to think that if I had hurt your light feeling,
think grasping to release.
grasping to release

5 November 2012
Grasping to release

Labels: , , , , , , , , ,

Sunday, November 11, 2012

Galau Adalah

Galau adalah

Galau adalah jika kamu pergi ke suatu tempat yang biasa kamu kunjungi setiap hari, tapi kamu melamun sendiri tanpa bicara apapun dengan siapapun sampai kamu tiba di tempat tujuan dengan keadaan hampir terlewat karena ketiduran.

Galau adalah jika kamu melakukan aktivitas yang seharusnya kamu lakukan dengan ceria tapi kamu bahkan tidak mengingat bagaimana ekspresi kamu saat melakukan aktivitas tersebut diesok harinya.

Galau adalah kamu merasakan perlu memiliki waktu sendirian tapi hal yang terjadi malah kamu mendapati orang lain bercerita tentang kehidupannya yang membahagiakan, dan ironisnya kamu terlalu berbahagia pula atas hidup orang lain dengan cara yang rasanya berlebihan

Galau adalah ketika kamu bersosialisasi dengan teman-temanmu tertawa lepas membicarakan hal yang lumrah tapi tidak memfokuskan diri terhadap apa yang dibicarakan sehingga kamu sering lupa untuk memilih diksi yang benar.

Galau adalah ketika kamu merasa sangat banyak aktivitas tapi tidak menyadari bahwa hal-hal yang kamu lakukan begitu melelahkan.

Galau adalah ketika kamu sendirian lagi tapi lebih memilih untuk memikirkan masalah orang lain yang tidak ada hubungannya dengan dirimu.

Galau adalah ketika kamu ingin membicarakan masalah tersebut terhadap orang lain tapi dirimu tidak mampu dan jiwamu tidak mengizinkan hal tersebut terjadi

Galau adalah ketika kamu secara tidak sadar menghela nafas dan bergumam sendiri karena masalahmu walaupun diantara kerumunan orang yang lalu lalang

Galau adalah ketika kamu tidak memikirkan seorang pun yang berhubungan dengan masalahmu namun kamu lebih memilih bergumam sendiri menyebutkan nama Sang Penciptamu untuk membantumu melewati sisa hari.

Galau adalah ketika kamu menunggu pintu untuk dibukakan namun terasa sangat lama padahal hanya beberapa detik.

Galau adalah ketika kamu berdiri menatap langit malam dan berdo'a lagi agar tidak melewati hal galau lagi esok hari

Galau adalah ketika kamu bermaksud untuk tweeting tapi tidak mampu dan tidak mengizinkan diri sendiri walaupun ada koneksi dan ada fasilitas.

Galau adalah ketika kamu menyimpan semuanya sendiri hingga tidur dan tidak sadarkan diri walaupun tidur lebih awal dan bangun kesiangan

Galau adalah pasrah karena hal yang kamu ingat dari mimpimu sama sekali tidak membantu masalahmu bahkan membuat semua masalahmu jadi lebih rentan.

Galau adalah ketika kamu tidur lagi dipagi harinya padahal sama sekali tidak butuh tidur.

Bukan galau jika kamu memutarkan musik patah hati atau musik yang liriknya galau
Bukan galau jika kamu menuliskan lirik galau pada setiap sosial media
Bukan galau jika kamu posting sesuatu dan membicarakan bahwa kamu galau
Bukan galau jika kamu memberi kode terhadap seorang pun di sosial media
Bukan galau kalau kamu sampai lupa terhadap siapa seharusnya kamu mengadu
Bukan galau kalau kamu membiritahukan kepada siapapun bahwa kamu sedang galau


Sedang berusaha bahwa hidup saya membahagiakan


Labels: , , , ,