Thursday, October 25, 2012

Venus di ufuk timur



Kebiasaan sejak kecil, kalau keluar rumah harus dan selalu akan secara otomatis melihat keadaan langit.

Langitnya wonderfully subhanallah. Ada bintang benderang di arah barat laut, dan dia tidak berpendar, bintang langganan yang biasa penulis lihat di awal pagi. “Oh mungkin itu venus, yang pagi-pagi suka kelihatan, di buku IPA kan begitu.. Venus itu kelihatan jelas diawal pagi” begitu pikir penulis. Penulis pun menyempatkan untuk memotret dengan kemampuan memotret seadanya, pokoknya bintang cantik yang nampak menjadi titik putih teramat kecil di LCD kamera itu harus dapat diabadikan. Dengan berbagai perjuangan, karena awalnya sang lensa kamera tidak mau fokus secara langsung pun akhirnya sebuah pencitraan akan bintang cantik yang penulis terka sebagai sang Venus ini dapat diabadikan. Pada waktu 5:03, Nampak Kecil sekali ya ? memang ._.


Beberapa menit bertafakurpun berlalu, dan tafakur ini benar-benar membuat penulis berpikir bahwa Venus itu munculnya di ufuk timur -_- , penulis pasti salah kira ._. totally salah kira. Penulis pun melihat ke langit timur, dan disana benar-benar ada si bintang ufuk timur, neneng venus yang dicari. “Oh iya, dari dulu venus kalau nampak di pagi hari ‘kan akan muncul disitu” penulis pun kebingungan seperti “If there’s Venus, then who’s that?” pikiran penulis rada ngabojeg [1](emang orang, ditanya siapa).

Penulis pun beralih ke halaman depan untuk mengambil pencitraan yang lain, masih dengan kemampuan memotret seadanya . Ufuk timur mulai berwarna biru ke jinggaan (ada biru kemerahan, tapi kenapa ga ada biru kejinggaan?) it’s a morning sky ~~




Dan ini untuk pencitraan dari langit timur di pagi ini. Maafkan untuk banyaknya kabel telepon (atau kabel apapun itu) yang menghalangi.


Maka, setelah penulis puas Star-Gazing dengan Barely Eyes di pagi hari, masih penuh dengan rasa penasaran yang tidak baik jika dibiarkan terlalu lama, penulis pun ‘menanyakan’ kepada aplikasi andalan untuk star gazing tadi.

Benar ternyata, yang di ufuk timur itu memang venus, yang mana sesuai dengan teori Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar dulu, bahwa Venus akan nampak di ufuk timur di pagi hari.

Karena masih penasaran dengan bintang cantik pertama yang penulis temui dipagi ini, WOW bahagianya setelah tahu bahwa bintang cantik yang wonderfully subhanallah ini adalah Jupiter. “Ternyata dia si Jupiter, selama ini dia adalah Jupiter dan tidak pernah mengenalkan diri” pikir penulis rada ngabojeg[1]
Maka, bintang gemerlap tanpa pendaran yang muncul di awal pagi ini namanya Jupiter
Dua teori yang memicu penulis untuk menulis hal-hal tentang Wonderfully sky ini, adalah
-Bintang yang benderang tetapi tidak berpendar itu adalah planet
-Bintang benderang yang muncul di ufuk timur di pagi hari adalah Venus.
Penulis bersyukur karena dengan segala yang sang Maha Pencipta telah ciptakan, ras manusia sebagai salah satu mahlukNya dapat memanfatkan eksistensi dari segala yang ada di langit maupun bumi sebagai bentuk tafakur terhadap eksistensi sang Maha Pencipta.





[1] Ngabojeg : Basa Sunda, hartina : ngalucu
                       Bahasa Suda, Artinya : melucu, Kamus lengkep Sunda Indonesia
Hana Zainab Mukarromah Web Developer

I am a programming teacher who lived in Bandung, pluviophile nephelolater, oneironaut, writer, blogger, muslimah for a living